Kesehatan

Semuanya Harus Tetap Taati Protokol 3M Walaupun Sudah Ada Vaksin

Semuanya Harus Tetap Taati Protokol 3M Walaupun Sudah Ada Vaksin

Semuanya Harus Tetap Taati Protokol 3M Walaupun Sudah Ada Vaksin

Pernyataan Presiden Joko Widodo yang mencanangkan vaksin Covid-19 gratis untuk seluruh penduduk disambut bahagia. Namun, perlu diingat bahwa keberadaan vaksin bukan artinya pandemi berakhir.
Bandar Taruhan
Sebelumnya WHO juga mengutarakan perihal yang sama, bahwa bersama kehadiran vaksin maka tak artinya nol masalah covid-19. Setiap orang tetap perlu melakukan protokol kebugaran 3M yakni memakai masker, melindungi jarak, dan membasuh tangan bersama sabun.

“Jangan mengira setelah tersedia vaksin artinya akan bebas, tidak pakai masker lagi. Salah. Tetap masih pandemi,” kata Ketua Pengurus Pusat Perhimpunan Alergi Imunologi Indonesia (PP Peralmuni) Profesor Iris Rengganis kepada CNNIndonesia.com, beberapa waktu lalu.

Terdapat sejumlah alasan mengapa setiap orang tetap perlu menerapkan protokol kebugaran meski vaksin udah tersedia.

Iris menyatakan vaksin akan diberikan kepada penduduk secara bertahap sebab jumlah vaksin masih terbatas. Alhasil, masih akan banyak orang yang belum divaksin agar virus tetap dapat menyebar dan berisiko menginfeksi siapa saja.

Berdasarkan teori, suatu lokasi dapat dikatakan bebas dari penyakit kalau udah terjadi kekebalan kelompok atau herd immunity. Kondisi ini dapat dicapai bersama perlindungan cakupan vaksin menggapai 90 persen. Menurut Iris, cakupan vaksin ini di Indonesia baru dapat dicapai setelah beberapa waktu.

“Sesuai rekomendasi perlu 70 persen, artinya di Indonesia bersama 280 juta penduduk perlu lebih kurang 160-170 yang divaksin. Atau setidaknya 50 prosen saja itu 140 juta orang. Butuh waktu yang lama,” kata Iris.

Iris belum dapat memastikan berapa lama waktu yang dibutuhkan agar seluruh penduduk dapat menerima vaksin. Oleh sebab itu, Iris menganjurkan agar setiap orang tetap taat terhadap protokol kebugaran sampai pandemi dinyatakan benar-benar berakhir.

“Tetap perlu 3M, cuci tangan bersama air mengalir, melindungi jarak sekurang-kurangnya 1,5 meter, dan melindungi jarak,” tutur Iris.