Kesehatan

Manfaat Bawang Bombay Untuk Kesehatan Tubuh

Manfaat Bawang Bombay Untuk Kesehatan Tubuh

Manfaat Bawang Bombay Untuk Kesehatan Tubuh

Sudah bukan rahasia ulang bahwa bawang miliki banyak fungsi kesehatan, tak kalau bawang bombay. Berikut fungsi bawang bombay untuk Anda.

“Bawang adalah sumber vitamin C, senyawa sulfur, flavonoid, dan fitokimia yang amat baik,” ujar pakar nutrisi Victoria Jarzabkowski, mengutip Live Science.
Bandar Taruhan
Fitokimia dan flavonid sendiri merupakan senyawa alami dalam buah dan sayuran yang bisa menambahkan fungsi kesegaran untuk tubuh. Penelitian udah memperlihatkan bahwa keduanya bisa menopang kurangi risiko Parkinson, penyakit kardiovaskular, dan stroke.

Selain itu, flavonoid yang terkandung dalam bawang juga bertindak sebagai antioksidan yang tentang dengan pencegahan kanker. Sebuah laporan menyebut, bawang bombay jadi sumber antioksidan paling penting.

“Antioksidan menopang menghambat rusaknya dan kanker. Asam amino adalah fondasi untuk protein yang digunakan terhadap nyaris seluruh fungsi berarti dalam tubuh,” ujar pakar gizi lain Angela Lemond.

Kandungan sulfur dalam bawang bombay mengandung asam amino yang diperlukan. “Sulfur adalah tidak benar satu mineral paling lazim yang menopang sistesis protein dan pembangunan struktur sel,” kata Lemond.

Bawang bombay (148 gram) sendiri mengandung sejumlah nutrisi sebagai berikut:

  1. Karbohidrat 11 gram

  2. Serat 3 gram

  3. Gula 9 gram

  4. Sodium 5 mg

  5. Kalium 190 mg

  6. Protein 1 gram

  7. Vitamin C 20 prosen dari kebutuhan harian

  8. Kalsium 4 prosen dari kebutuhan harian

  9. Zat besi 4 prosen dari kebutuhan harian

Berikut lebih dari satu fungsi bawang bombay untuk kesehatan.

1. Menjaga kesegaran jantung

Jarzabkowski mengatakan, bawang bombay mendorong kesegaran jantung dalam banyak, juga melalui penurunan tekanan darah.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Thrombosis Research memperlihatkan bahwa sulfur dalam bawang bombay bertindak sebagai pengencer darah alami dan menghambat penggumpalan darah.

Selain itu, studi lain juga menemukan bahwa mengkonsumsi bawang bombay bisa menambah takaran oxylipin yang menopang mengatur takaran lemak darah dan kolesterol.

Tak hanya itu, takaran quercetin dalam bawang juga diketahui bisa menopang menghambat penumpukan plak di pembuluh darah yang kurangi risiko serangan jantung dan stroke.

2. Anti-inflamasi

Sulfur terhadap bawang merupakan agen anti-inflamasi yang baik. Quercetin juga udah ditemukan mengendurkan otot-otot saluran napas dan meredakan tanda-tanda asma.

3. Menjaga sistem imun

Kandungan polifenol dalam bawang bombay bertindak sebagai antioksidan yang menjaga tubuh dari paparan radikal bebas. Kondisi ini juga secara segera mendorong sistem kekebalan tubuh yang kuat.

4. Mencegah kanker

Sebuah meta-analisis menemukan bahwa sayuran allium, juga bawang, bisa menopang menekan risiko kanker lambung. Konsumsi 1-7 porsi bawang per pekan disebut bisa kurangi risiko kanker kolorektal, laring, dan ovarium.

Quercetin merupakan agen anti-kanker yang kuat. Quercetin secara tertentu bisa menghambat sel kanker di tumor payudara, usus besar, prostat, ovarium, endometrium, dan paru-paru. Bawang bombay jadi tidak benar satu sumber quercetin terbaik.

5. Menjaga pencernaan

Serat dalam bawang bombay bisa menopang menjaga kesegaran sistem pencernaan yang baik. Selain itu, bawang bombay juga mengandung serat larut tertentu yang disebut oligofruktosa, yang mendorong perkembangan bakteri baik terhadap usus.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Clinical Gastroenterology plus Hepatology menemukan bahwa oligofruktosa bisa menopang menghambat dan membuat sembuh diare. Fitokimia dalam bawang bombay juga bisa kurangi risiko tukak lambung.

6. Mengatur gula darah

Kandungan sulfur dalam bawang bombay menopang menurunkan takaran gula darah dan menyebabkan peningkatan mengolah insulin. Sebuah studi menemukan bahwa bawang bombay bisa menambahkan fungsi yang baik terhadap orang dengan diabetes.