Kesehatan

Kabar Baik Vaksin COVID-19 Sinovac Picu Dapat Imun 4 Pekan

Kabar Baik Vaksin COVID-19 Sinovac Picu Dapat Imun 4 Pekan

Perkembangan vaksin COVID-19 ulang memberikan kabar baik. Kali ini, hasil awal uji klinis vaksin COVID-19 Sinovac asal China, CoronaVac, berhasil sebabkan respons imun yang cepat.

Namun, catatannya tingkat antibodi yang dihasilkan lebih rendah daripada antibodi dimiliki seseorang pasca sembuh dari COVID-19. Dikutip dari Reuters, hasil awal uji coba vaksin COVID-19 ini disampaikan terhadap Rabu.

Para peneliti menyebut hasil awal uji klinis vaksin COVID-19 berikut bisa tunjukkan perlindungan yang cukup. Sementara itu, CoronaVac dan empat vaksin eksperimental lainnya yang dikembangkan di China pas ini sedang meniti uji coba langkah akhir untuk menentukan apakah benar efektif menghambat COVID-19.

Temuan Sinovac dimuat didalam makalah peer reviewed di jurnal medis The Lancet Infectious Diseases, berdasarkan hasil uji klinis Fase I dan Fase II vaksin COVID-19 di China yang melibatkan lebih dari 700 peserta.

“Temuan kami tunjukkan bahwa CoronaVac bisa sebabkan respons antibodi yang cepat didalam empat minggu sesudah imunisasi dengan memberi tambahan dua dosis vaksin terhadap interval 14 hari,” Zhu Fengcai, keliru satu penulis makalah tersebut, mengatakan.

“Kami yakin ini sebabkan vaksin sesuai untuk pemanfaatan darurat sepanjang pandemi,” kata Zhu didalam sebuah pernyataan.
Baca juga: BPOM RI Pastikan Vaksin COVID-19 Tertunda, Izin Baru Bisa Keluar Januari

Sinovac pas ini sedang menjalankan uji klinis langkah ketiga di beberapa negara juga Indonesia. BPOM sendiri memastikan perlindungan izin emergency use of authorization (EUA) belum bisa diberikan di Indonesia per Desember 2020.

Kepala BPOM Penny K Lukito menjelaskan selambat-lambatnya perlindungan EUA baru bisa diberikan Januari minggu ketiga. Hal ini gara-gara information terkait syarat-syarat izin EUA dipastikan belum terlengkapi hingga akhir tahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *