Kesehatan

Jangan Anggap Remeh Tentang Istirahat, Bisa Picu Masalah Kesehatan

Jangan Anggap Remeh Tentang Istirahat, Bisa Picu Masalah Kesehatan

Jangan Anggap Remeh Tentang Istirahat, Bisa Picu Masalah Kesehatan

Masyarakat diminta lebih menyimak tidur untuk memelihara kesehatannya. Tidur yang berkwalitas dan berkuantitas merupakan keliru satu yang pokok untuk menunjang kesehatan.
Bandar Bola
“Masyarakat diingatkan kembali perihal pentingnya memelihara waktu dan kualitas tidur. Masyarakat awam menganggap tidur bukan perihal penting,” ujar Kepala Sub Divisi Sleep Medicine KSM Ilmu Penyakit Syaraf RSUP Hasan Sadikin, Nushrotul Lailiyya berasal dari pernyataan resminya, Bandung, Selasa, 24 November 2020.

Lailiyya mengatakan tidur yang tidak baik dapat sebabkan hipertensi, stroke, produktifitas menurun, kecantikan menurun dan banyak lagi. Hal ini sering tidak disadari banyak orang.

Lailiyya mengatakan dua perihal penting yang dapat mewujudkan tidur yang baik adalah waktu dan kualitas. Lailiyya mengatakan waktu tidur orang dewasa adalah 7-8 jam per hari.

“Beberapa penelitian menyebutkan, baik kekurangan maupun kelebihan tidur keduanya dapat sebabkan kepikunan. Selain kuantitas jam tidur, harus diperhatikan waktu yang baik untuk tidur adalah di malam hari,” kata Lailiyya.

Lailiyya menerangkan pada malam hari tubuh mengeluarkan hormon melatonin. Hormon ini pada siang tidak mau keluar, gara-gara melatonin adalah keliru satu hormon yang takut cahaya.

Fungsi hormon ini memproteksi tubuh kita, supaya sebabkan proses kekebalan tubuh lebih kuat. Lailiyya mengingatkan kualitas tidur-pun merupakan perihal yang tidak dapat diabaikan.

“Kualitas tidur malam yang baik (nyenyak) dapat sebabkan kamu merasa segar keesokan harinya. Untuk menanggung kualitas tidur yang baik ini, yang dapat dijalankan adalah menjauhi alat-alat yang dapat mengganggu tidur, layaknya televisi, gawai dan benda lain,” ucap Lailiyya.

Lailiyya mengatakan yang harus diperhatikan waktu tidur terutama malam hari adalah keadaan enak dan tidak bising. Jika tubuh kita terdapat penyakit, maka harus diobati untuk memelihara kualitas dan kuantitas tidur.

Sementara bagi yang sedang mengkonsumsi obat yang sebabkan kesulitan tidur, Lailiyya menganjurkan harus mengganti obatnya dengan obat yang tidak mengganggu tidur.

“Perlu disadari juga, dalam tidur ada penyakit yang dapat menurunkan kualitas tidur. Diantaranya snoring atau mendengkur, Obstructive Sleep Apnea (OSA) atau yang kita kenal dengan arti henti nafas, sleep walking, insomnia, dan banyak kembali hingga sekitar 80 penyakit,” sebut Lailiyya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *