Kesehatan

Bisa Merusak Gigi dan Mulut Covid-19 Benarkah

Bisa Merusak Gigi dan Mulut Covid-19 BenarkahCovid-19 yang diakibatkan oleh virus corona disebut-sebut tidak cuma bisa merubah paru-paru, namun juga kesehatan gigi dan mulut. Benarkah demikian?

Pada dasarnya setiap orang mengalami gejala dan pengaruh yang tidak serupa akibat Covid-19. Ada yang kehilangan indra perasa dan indra penciuman, tersedia yang demam tinggi, sampai sesak napas.

Kini, tersedia laporan bahwa Covid-19 bisa menyebabkan kerusakan kesehatan gigi dan mulut. Hal ini keluar sesudah lebih dari satu orang yang pernah terkena Covid-19 mengeluhkan gigi dan mulut mereka yang merasa melemah. Mulai dari warna gigi yang berubah, patah, sampai gigi tanggal.

masih sangat dini untuk mengonfirmasi pengaruh Covid-19 pada kerusakan gigi dan mulut. Namun, lebih dari satu pakar kesehatan menduga bahwa virus corona bisa secara langsung menginfeksi pembuluh darah dan mengganggu alirah darah ke gusi, gigi, lidah, sampai memicu rasa sakit dan kerusakan.

Kasus kerusakan gigi dialami oleh putra Diana Berrent, bernama Spencer di AS yang berusia 12 tahun. Spencer terpapar virus corona pada Februari dan sembuh.Taruhan Bola Awal bulan ini, gigi anggota bawahnya lepas. Namun anehnya, saat gigi tanggal, tidak tersedia darah yang keluar mirip sekali.

Kemudian sebuah kelompok pasien Covid-19 di pencarian cepat Survivor Corps yang didirikan Diana Berrent, mengeluhkan persoalan kesehatan gigi dan mulut. Ada yang menyebutkan giginya beralih jadi abu-abu, goyang, sampai gusi yang nyeri dan sensitif.

Lebih dari 116.000 orang telah bergabung dengan komunitas selanjutnya dan merasakan gejala Covid-19 yang berbeda, merasa dari rambut rontok, sampai gigi berlubang. Berrent menduga kerusakan gigi ini mirip layaknya halnya gejala rambut rontok dan nyeri sendi yang dahulu tidak dikenali sebagai gejala Covid-19.

Efek Samping dari Aliran Darah Pasien Covid-19?

Seorang pakar biologi vaskular dan direktur medis Angiogenesis Foundation, William Li mencurigai bahwa kerusakan gigi pada pasien Covid-19 disebabkan oleh persoalan aliran darah.

Virus corona diketahui menginfeksi dan menyerang pembuluh darah. Hal ini bisa memicu pembekuan dan aliran darah yang tersumbat. Jika darah tidak bisa mencapai organ-orang yang membutuhkan, maka kerusakan bisa terjadi.

Kerusakan pembuluh darah akibat Covid-19 bisa bertahan meski virus coronanya telah hilang. Seiring berjalannya waktu, kerusakan pembuluh darah pada anggota mulut bisa memicu kerusakan gigi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *