Kesehatan

Ada Gel Cair di Paru-paru Pasien Covid-19 Ahli Temukan

Ada Gel Cair di Paru-paru Pasien Covid-19 Ahli Temukan – Temuan terkini mengatakan kalau pada sebagian orang yang terkena Covid- 19, alat pernapasan mereka terisi larutan yang hendak berganti jadi gel cair. Gel cair di alat pernapasan penderita Covid- 19 ini hendak membuat penderita tidak dapat bernapas.

Mengambil BGR, penderita Covid ini hendak menginginkan pengobatan jendela sebab kekalahan respirasi memburuk, serta banyak yang tewas sebab situasi yang seram.

The Summit supercomputer at Oak Ridge National Lab in Tennessee, Dokter Daniel Jacobson dalam makalahnya sebagian durasi kemudian mengatakan kalau Virus tingkatkan penciptaan asam hialuronat( HLA) yang bisa meresap banyak larutan. Dikala HLA berhubungan dengan larutan di alat pernapasan, hasil kesimpulannya merupakan hidrogel yang buatnya terus menjadi susah bernapas. Pada dikala itu, mungkin besar apalagi ventilator tidak hendak bisa menolong.

” Ini menggapai titik di mana berapa banyak zat asam yang Kamu pompakan, itu tidak permasalahan sebab alveoli di alat pernapasan diisi dengan hidrogel ini,” tutur Jacobson.” Alat pernapasan jadi semacam gelembung air.”

Ini bawa kita pada riset terkini dari Universitas Umea di Swedia melukiskan kejadian yang serupa. Periset menciptakan gel cair di dalam alat pernapasan penderita yang tewas sebab komplikasi COVID- 19. Riset komplit ada di Journal of Biological Chemistry.

Kali ini, para periset menganjurkan penyembuhan yang bisa menghindari cara kimiawi yang membidik pada pembuatan gel cair di alat pernapasan yang memadamkan ini.

” Telah terdapat pengobatan yang melambatkan penciptaan gel badan ataupun membagi gel lewat enzim. Penemuan kita pula bisa menarangkan kenapa kortison kelihatannya mempengaruhi pada COVID- 19,” tutur periset Universitas Umea, Urban Hellman dalam suatu statment.

Para akademikus menciptakan gel cair jernih di dalam alat pernapasan penderita COVID- 19 yang sudah tewas, yang membuat mereka nampak semacam alat pernapasan korban yang karam. Mereka berkata gel terdiri dari” zat hyaluronan, yang ialah polisakarida dalam golongan glikosaminoglikan.”

Hyaluronan merupakan zat biasa dalam badan orang, yang ikut serta dalam bermacam guna semacam pengobatan cedera. Namun kala virus itu tercipta di dalam alat pernapasan penderita COVID- 19, itu dapat memadamkan.

” Cara inilah yang menimbulkan permasalahan di alveoli alat pernapasan penderita Covid- 19 yang menyebabkan penderita menginginkan pemeliharaan ventilator serta, dalam permasalahan terburuk, tewas sebab kandas nafas,” tutur para periset.

Regu akademikus ini berasumsi kalau obat yang diucap Hymecromone bisa dipakai buat melambatkan penciptaan hyaluronan pada penyakit semacam serbuan kandungan empedu. Mereka pula menarangkan kalau kortison kurangi penciptaan hyaluronan, seperti itu penyebabnya deksametason serta steroid yang lain bisa membenarkan pertanda serta melindungi nyawa penderita yang hadapi komplikasi COVID- 19 yang akut.

Semacam riset lain, dibutuhkan lebih banyak riset buat meyakinkan obat itu dapat menolong menghindari terjadinya gel cair di alat pernapasan penderita covid. Percobaan klinis dengan Hymecromone serta obat seragam dibutuhkan saat sebelum obat bisa dipakai buat melawan COVID- 19.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *